KISAH
PANGERAN & PUTRI
(DISEBUAH
KHAYANGAN MIMPI)
Cerita
ini diambil dari kisah kehidupan percintaan penulis. Didalam cerita ini si
penulis menceritakan sebuah perjalanan percintaanya di kehidupan nyata dan
ditulis dalam versi kehidupan dikhayangan mimpi dan menamakan dirinya sebagai
seorang pangeran.
Pada awal kisah, ketika sang
pangeran sedang menikmati indahnya sebuah panorama alam dan ditemani oleh hebusan
angin yang sejuk seakan-akan dialah seorang penguasa alam, namun sejenak sang
pangeran langsung menyadari bahwa semua ini adalah ciptaan dan pemberian tuhan
YME yang patut disyukuri dan dijaga kelestarianya. Tidak lama kemudian
dikejutkan oleh suara yang datang dari belakang :
Sahabat : Assalamualaikum, dan selamat sore…?
Pangeran : Waalaikumsalam, dan Selamat Sore juga…!
Sahabat : Lagi ngelamun aja nih…?
Pangeran : Iya nih, hehehe. Betapa Indahnya ciptaan tuhan
ini.
Sahabat : yah inilah kebesaran tuhan YME yang patut kita
syukuri dan kita jaga kelestariannya. Eh ngomong-ngomong nih, mau nggk gue kenalin
dengan seorang cewe, kebetulan dia sahabat terbaik gua, namanya Putri…?
Pangeran : Boleh tuh,..
Setelah sang pangeran dikenalkan
dengan seoran perempuan yang baik hati, ramah lembut oleh sahabatnya. Sang
pangeran langsung mengabil sebuah pena dan secarik kertas untuk bermaksud mengutarakan berkenalan denga seorang perempuan yang di kenalkan oleh
sahabatnya. Tidak lama kemudian sebuah surat itu sudah selesai di tulis dan
tinggal mengirimkan ke orang yang ditujukan oelh surat itu. Maka sang pangeran
minta tolong sahabatnya untuk mengantarkan surat itu. Next Time, sampailah
surat itu ketangan orang yang ditujukan surat itu
Kehadiranmu buatku berarti
Membuatku tegar ditengah kerapuhanku
Tapi mengapa harus terjadi
perpisahan kau dan aku.
Senjapu saat ini sudah tak
memancarkan
Cahaya kilauan jingga nan selembut
sutera
Aku hanya bisa menjadi air yang
mengalir ketempat yang lebih rendah.
Sangat sakit dan pedih rasanya
Saat engkau dirimu sudah tidak bisa
kembali bersamaku lagi
Bagaikan roh yang di cabut oleh
malaikat dari badan ini.
Mengapa begitu pelik
Mengapa begitu pahit
Mengapa sangat sakit